SOLO, 6 Januari 2025 – Kolaborasi strategis kembali dilakukan oleh Program Studi Magister (S2) dan Doktor (S3) Psikologi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS). Mengawali tahun akademik baru, kedua program studi ini menggelar Kuliah Pakar yang menyoroti urgensi pendekatan spiritual dalam penanganan kesehatan mental.
Bertempat di Ruang Seminar Pascasarjana Lt. 5, Gedung Pascasarjana UMS, acara yang berlangsung pada Sabtu (6/1) ini dipadati oleh mahasiswa pascasarjana lintas angkatan yang antusias mendalami integrasi ilmu agama dan sains perilaku.
Forum akademik ini menghadirkan dua perspektif mendalam dari pakar di bidangnya. Narasumber tamu, Dr. Jarman Arroisi, M.Ud. dari Universitas Darussalam Gontor (UNIDA), bersanding dengan akademisi senior UMS, Dr. Nisa Rachmah Nur Anganthi, M.Si., Psikolog.
Kehadiran kedua narasumber ini menawarkan wawasan yang komprehensif. Dr. Jarman Arroisi banyak mengupas landasan filosofis jiwa manusia (An-Nafs), sementara Dr. Nisa Rachmah memperkuat pembahasan dari sisi aplikasi klinis dan praktik konseling.
Mengusung tema besar “Konsep dan Aplikasi Intervensi Psikologis dalam Perspektif Islam”, diskusi berjalan sangat dinamis. Dalam paparannya, para pakar menekankan bahwa psikologi Islam bukan sekadar label, melainkan memiliki metode intervensi yang terstruktur.
“Intervensi psikologis dalam Islam tidak hanya berbicara soal gejala perilaku, tetapi menyentuh akar spiritual. Bagaimana konsep tazkiyatun nafs (penyucian jiwa) bisa dioperasionalkan menjadi teknik terapi yang terukur, itulah tantangan kita sebagai akademisi,” ungkap salah satu poin penting dalam diskusi tersebut.
Acara ini menjadi wadah krusial bagi mahasiswa Pascasarjana UMS untuk memperkaya referensi riset. Diharapkan, kuliah pakar ini mampu memicu lahirnya tesis dan disertasi yang tidak hanya kuat secara metodologi, tetapi juga kaya akan nilai-nilai keislaman yang menjadi ciri khas Universitas Muhammadiyah Surakarta. Dengan acara ini berlangsung diharapkan adanya Pneingkatan secara Promosi Prodi kedepannya
